• Budaya
  • Seni
  • Sambut Lovina Festival 2026, Pemkab Buleleng Matangkan Persiapan Akhir

    0 0
    Read Time:1 Minute, 44 Second

    SINGARAJA, BALI — Menjelang pembukaan Lovina Festival 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 29 Juli 2026, Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, terus mematangkan berbagai persiapan akhir guna mendongkrak sektor pariwisata daerah.

    “Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) telah diimbau untuk memastikan kesiapan teknis di ranah masing-masing demi menjamin keamanan, ketertiban, dan kenyamanan para pelancong. Terlebih lagi, Lovina Festival tahun ini resmi terpilih dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026,” ujar Putu Ayu Reika Nurhaeni, Ketua Panitia Lovina Festival 2026, dalam rapat koordinasi di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng, Senin.

    Gelaran ini bakal menyuguhkan serangkaian ajang seru, mulai dari kompetisi perahu layar mini, ajang lari RUN dan Cross Country, parade eksotis Sapi Gerumbungan, gerakan Gemar Makan Ikan, hingga panggung seni budaya lokal serta pertunjukan musik modern.

    Penyelenggaraan Lovina Festival ini ditargetkan mampu memacu lonjakan angka kunjungan pelancong, membangkitkan roda perekonomian warga lokal, sekaligus memperkokoh pamor kawasan Pantai Lovina sebagai ikon wisata utama di Bali Utara.

    Kantong Parkir Hingga Personel Medis Siap Amankan Gelaran Lovina Festival 2026

    Demi menjamin kelancaran jalannya acara, Dinas Perhubungan bersama dukungan Pemerintah Desa Kalibukbuk dan Desa Kaliasem telah merancang 10 titik kantong parkir di sekitar lokasi festival guna mencegah penumpukan kendaraan.

    Dari segi pengamanan, kolaborasi Satpol PP dan unsur terkait siap melakukan pemeriksaan, patroli rutin, serta penjagaan ketat di 14 titik vital. Tak ketinggalan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) turut menyiagakan armada antisipasi keadaan darurat, sementara Dinas Kesehatan memplot tim medis untuk melayani kebutuhan kesehatan para pengunjung.

    Jaga Kebersihan Kawasan dan Hadirkan 82 UMKM Terkurasi di Lovina Festival

    Tak hanya aspek keamanan dan lalu lintas, kebersihan lokasi festival turut menjadi fokus utama. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiagakan sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) di titik-titik strategis serta menjadwalkan pembersihan area sebanyak tiga kali dalam sehari. Selain itu, para pelaku UMKM diimbau untuk aktif memilah dan mengelola sampah secara mandiri sejak dari lapak masing-masing.

    “Dari sisi penguatan ekonomi lokal, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagperinkop UKM) telah menyeleksi ketat 82 pelaku UMKM. Kurasi ini dilakukan untuk memastikan seluruh produk yang dijajakan memiliki kualitas jempolan sehingga mampu memikat para pengunjung,” tambahnya.

    Happy
    Happy
    0 %
    Sad
    Sad
    0 %
    Excited
    Excited
    0 %
    Sleepy
    Sleepy
    0 %
    Angry
    Angry
    0 %
    Surprise
    Surprise
    0 %
    2 mins