Wacana mengenai pelabuhan karir Eliano Reijnders di kompetisi kasta tertinggi Indonesia terus memicu perdebatan panas di kalangan pecinta sepak bola nasional. Muncul opini kuat bahwa pemain keturunan Belanda ini sebenarnya jauh lebih ideal jika berseragam Bali United dibandingkan bergabung dengan skuad Persib Bandung.
Alasan Mengapa Bali United Adalah Pilihan Logis:
-
Kecocokan Gaya Bermain: Skema permainan agresif yang diterapkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta dinilai sangat serasi dengan fleksibilitas Eliano yang mampu bermain di berbagai posisi.
-
Fasilitas & Atmosfer Internasional: Sebagai pemain yang terbiasa dengan standar Eropa, fasilitas latihan mandiri yang dimiliki Serdadu Tridatu dianggap lebih mampu menunjang performa maksimal Eliano untuk jangka panjang.
-
Kebutuhan Skuad: Dibandingkan Persib yang sudah memiliki kedalaman lini tengah yang cukup padat, Bali United dinilai membutuhkan sosok “pembeda” seperti Eliano untuk kembali mendominasi persaingan juara.
Persib Bandung vs Bali United: Meskipun Persib Bandung memiliki basis massa yang luar biasa besar, secara teknis dan adaptasi lingkungan, Bali United seringkali dianggap lebih ramah bagi pemain-pemain diaspora. Langkah Eliano menuju Bali diprediksi akan jauh lebih berdampak pada stabilitas tim ketimbang jika ia harus memperebutkan posisi di skuad Maung Bandung yang sudah sangat kompetitif.
Sebuah fakta menarik baru saja terungkap mengenai dinamika bursa transfer sepak bola Indonesia. Pelatih Bali United, Johnny Jansen, membeberkan bahwa bintang serbaguna yang kini membela Persib Bandung, Eliano Reijnders, sebenarnya adalah target utama yang nyaris mendarat di Pulau Dewata.
Fakta di Balik Kegagalan Transfer:
-
Target Utama Jansen: Sejak awal musim, Johnny Jansen telah memplot Eliano sebagai pilar penting untuk memperkuat skuad Serdadu Tridatu di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
-
Kaitan Keluarga Bintang: Eliano, yang merupakan adik kandung dari gelandang Manchester City, Tijjani Reijnders, memiliki profil pemain yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas lini tengah Bali United.
-
Faktor Kedekatan Emosional: Jansen mengungkapkan bahwa ambisinya memboyong Eliano bukan sekadar soal teknis, melainkan didorong oleh hubungan emosional yang kuat antara sang pelatih dengan pemain tersebut.
Meskipun Eliano akhirnya memilih berlabuh ke Bandung bersama Maung Bandung, pengakuan ini menunjukkan betapa seriusnya Bali United dalam memburu pemain-pemain berkualitas internasional. Persaingan antara Bali United dan Persib Bandung di liga pun diprediksi akan semakin panas setelah terungkapnya kisah “rebutan” pemain ini.
Kedekatan antara pelatih Bali United, Johnny Jansen, dengan Eliano Reijnders ternyata berakar dari masa lalu mereka di Belanda. Keduanya sempat bekerja sama selama dua musim di PEC Zwolle, sebuah pengalaman yang membuat Jansen sangat memahami potensi besar yang dimiliki adik kandung bintang Manchester City tersebut.
Fakta Menarik dari Pengakuan Jansen:
-
Koneksi PEC Zwolle: Jansen mengakui sangat menikmati masa-masa melatih Eliano di Eredivisie. Baginya, Eliano adalah sosok pemain yang konsisten dan memiliki jam terbang tinggi saat berada di bawah arahannya.
-
Pilihan Karier di BRI Super League: Meski sempat berharap bisa bereuni di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jansen menghormati keputusan Eliano yang lebih memilih berlabuh ke Persib Bandung. Ia menilai langkah meninggalkan Belanda menuju Indonesia adalah keberanian untuk mencari tantangan baru.
-
Transformasi di Bawah Bojan Hodak: Di Belanda, Eliano seringkali harus rela duduk di bangku cadangan. Namun, di bawah tangan dingin Bojan Hodak, ia bertransformasi menjadi pilar tak tergantikan dengan catatan mengesankan: 30 penampilan dan 2 assist sepanjang musim ini.
Luka di Stadion GBLA: Ironisnya, kekaguman Jansen justru berujung pahit. Dalam laga krusial pekan ke-27 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu 12 April 2026, Eliano tampil gemilang dan menjadi sosok kunci yang menumbangkan tim asuhan Jansen. Bali United harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 2-3.
Pernyataan Penutup Johnny Jansen:
“Eliano mengambil keputusan yang tepat untuk kariernya. Di Belanda, posisinya tidak menentu antara bermain atau cadangan. Di sini, dia belajar banyak dari petualangan baru. Memang dia punya level untuk bersaing di Belanda, tapi bermain reguler di Indonesia adalah langkah yang sangat bagus untuknya,” jelas Jansen dengan sportif.