Kabupaten Buleleng terus mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan bagi wisatawan mancanegara. Berdasarkan data periode Januari hingga April 2026, sebanyak 10 kapal pesiar internasional telah bersandar di Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak. Arus kunjungan ini membawa total 11.198 penumpang dan 6.183 awak kapal ke wilayah Bali Utara. Para wisatawan tercatat mengunjungi sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan konservasi Pemuteran, Pulau Menjangan, pusat sejarah Kota Singaraja, hingga kawasan dataran tinggi Munduk dan Bedugul.
“Kunjungan turis ini jelas kasih dampak nyata buat ekonomi warga,” ujar Mochammad Imron, GM Pelindo Celukan Bawang (19/4). Ternyata, geliat ini sudah dimulai sejak awal tahun lho! Januari kemarin saja, tiga kapal raksasa mulai dari MS Celebrity Millennium, MV Regatta, hingga MV Sirena sudah bergantian mampir ke Bali Utara. Siap-siap, UMKM lokal bakal makin laris manis!
Tren positif berlanjut pada Februari 2026 dengan sandarnya empat kapal besar, yakni MV Seven Seas Explorer, MV Riviera, MV Azamara Pursuit, serta kunjungan kembali MS Celebrity Millennium. Memasuki bulan Maret, aktivitas pelabuhan diwarnai kedatangan MV Seven Seas Mariner, yang kemudian disusul oleh MV Seven Seas Navigator pada 19 April 2026 dengan membawa total 800 orang (437 penumpang dan 363 awak).
Meskipun demikian, dari total 12 rencana kunjungan hingga April, terdapat dua pembatalan jadwal. Kapal Crystal Serenity (16 Maret) dan Norwegian Spirit (13 April) dilaporkan batal bersandar karena keputusan pihak maskapai untuk mengalihkan rute tujuan.
Komitmen Pelindo dalam Standarisasi Layanan Global di Bali Utara
Lonjakan kunjungan kapal pesiar sepanjang tahun 2026 menjadi bukti nyata kepercayaan dunia terhadap standar layanan Pelindo. Untuk menjaga momentum ini, Pelindo mengimplementasikan sistem layanan end-to-end yang komprehensif, mulai dari fase pra-kedatangan hingga pasca-kunjungan. Sinergi lintas instansi yang melibatkan KSOP, Imigrasi, Bea Cukai, serta unsur pengamanan dan karantina kesehatan menjadi kunci utama dalam memastikan setiap operasional memenuhi parameter keselamatan, keamanan, dan kenyamanan internasional.
Menutup rangkaian musim ini, General Manager Pelindo Celukan Bawang, Mochammad Imron, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan standar layanan internasional demi mendukung konektivitas maritim Indonesia. Meskipun kunjungan MV Seven Seas Navigator menjadi penutup (closing call) untuk periode awal tahun, proyeksi pariwisata tetap kuat dengan 10 jadwal kapal pesiar yang siap kembali bersandar mulai Agustus hingga akhir Desember 2026. Pelindo memastikan akan terus melakukan optimalisasi infrastruktur dan penguatan koordinasi lintas sektor guna menyambut lonjakan kunjungan di semester kedua.